Mimpi Lagu Natal yang Tak Biasa
Aktris asal Inggris Millie Bobby Brown kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan lewat aktingnya, melainkan lewat ide musikal yang terbilang unik. Bintang muda Hollywood itu mengaku memiliki impian untuk suatu hari merekam lagu Natal dengan sentuhan nuansa menyeramkan, terinspirasi dari karakter ikonik Eleven yang ia perankan dalam serial fiksi ilmiah Netflix Stranger Things.
Dalam wawancara terbarunya, Millie menyampaikan bahwa ia sangat mencintai musik Natal. Namun, alih-alih membayangkan lagu yang sepenuhnya manis dan hangat, ia justru membayangkan sebuah karya yang sedikit “spooky”, gelap, dan misterius—namun tetap memiliki semangat liburan. Ide ini menjadi menarik karena memadukan dua dunia yang tampaknya bertolak belakang: keceriaan Natal dan atmosfer horor khas Stranger Things.
Kecintaan pada Musik Natal Ikonik
Millie Bobby Brown bukanlah pendatang baru dalam hal mengapresiasi lagu Natal. Ia mengaku sebagai penggemar berat lagu-lagu Natal klasik dan modern yang telah menjadi ikon budaya pop global. Beberapa lagu favoritnya antara lain “All I Want for Christmas Is You” milik Mariah Carey dan “Santa Tell Me” dari Ariana Grande.
Menurut Millie, hampir semua artis favoritnya memiliki setidaknya satu lagu Natal yang melekat di hati penggemar. Baginya, lagu Natal bukan sekadar musik musiman, melainkan bagian dari memori kolektif yang selalu kembali setiap akhir tahun. Hal inilah yang membuatnya merasa “terpanggil” untuk suatu hari ikut menambahkan karyanya sendiri ke dalam daftar panjang lagu Natal populer.
Terinspirasi dari Lingkaran Keluarga
Menariknya, inspirasi Millie juga datang dari lingkungan keluarganya sendiri. Ia sempat menyebut bahwa ayah mertuanya, Jon Bon Jovi, juga memiliki lagu Natal yang cukup dikenal, yakni “Christmas Isn’t Christmas” yang dirilis pada 2023. Hal ini semakin menguatkan keinginannya untuk menciptakan lagu Natal versinya sendiri.
Bagi Millie, keberadaan lagu Natal dalam perjalanan karier seorang musisi atau figur publik seolah menjadi semacam “ritual budaya pop”. Lagu-lagu tersebut tak hanya dirilis untuk pasar, tetapi juga menjadi bagian dari identitas sang artis di mata penggemar lintas generasi.
Sentuhan Eleven dan Nuansa Spooky
Hal yang membuat gagasan Millie Bobby Brown terasa segar adalah keinginannya mengaitkan lagu Natal tersebut dengan karakter Eleven, tokoh yang telah membesarkan namanya. Eleven dikenal sebagai karakter dengan kekuatan psikis, masa lalu kelam, dan atmosfer misterius—sesuatu yang jarang dikaitkan dengan Natal.
Millie membayangkan sebuah lagu Natal yang tidak sepenuhnya cerah, melainkan memiliki lapisan emosi yang lebih dalam. Bisa jadi, lagu tersebut akan menghadirkan lirik tentang kesendirian, harapan, dan kehangatan yang muncul di tengah kegelapan—tema yang sangat selaras dengan perjalanan karakter Eleven di Stranger Things. Ia bahkan berseloroh akan mengabari publik jika suatu hari mulai melakukan tur promosi untuk lagu tersebut.
Budaya Pop dan Evolusi Lagu Natal
Ide Millie ini juga mencerminkan bagaimana lagu Natal terus berevolusi mengikuti zaman. Jika dahulu lagu Natal identik dengan paduan suara gereja atau musik klasik, kini genre tersebut telah merambah pop, R&B, rock, bahkan elektronik. Menambahkan unsur “spooky” bisa menjadi langkah berikutnya dalam evolusi tersebut.
Dalam konteks budaya pop modern, Natal tidak selalu digambarkan sebagai momen sempurna penuh kebahagiaan. Banyak karya film, serial, dan musik yang mulai mengeksplorasi sisi emosional Natal yang lebih kompleks—kesepian, kehilangan, dan harapan baru. Lagu Natal ala Eleven bisa menjadi representasi dari pendekatan ini, terutama bagi generasi muda yang tumbuh bersama Stranger Things.
Tradisi Liburan Bersama Jake Bongiovi
Selain berbagi ide musikal, Millie juga menceritakan bagaimana ia menikmati musim liburan bersama sang suami, Jake Bongiovi. Pasangan ini dikenal merayakan Natal dengan sangat antusias. Bahkan, dekorasi Natal di rumah mereka sudah dimulai sejak awal November, tepat sehari setelah perayaan Halloween.
Millie mengungkapkan bahwa mereka biasanya menurunkan dekorasi Halloween—termasuk kerangka raksasa di depan rumah—dan langsung menggantinya dengan pohon Natal setinggi sekitar 20 kaki. Bagi mereka, momen tersebut menjadi semacam perayaan kecil yang menandai dimulainya musim liburan.
Natal yang Lebih Bermakna
Musim liburan kali ini terasa semakin istimewa bagi Millie dan Jake. Pasangan tersebut baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mengadopsi seorang bayi perempuan. Kehadiran anggota keluarga baru ini memberi makna tambahan pada Natal mereka, menjadikan perayaan tersebut bukan hanya tentang dekorasi dan tradisi, tetapi juga tentang membangun kenangan baru sebagai keluarga.
Dalam konteks ini, impian Millie untuk menciptakan lagu Natal terasa semakin personal. Lagu tersebut tidak hanya akan menjadi proyek kreatif, tetapi juga refleksi dari fase hidup barunya—sebagai istri, ibu, dan seniman muda yang terus bereksplorasi.
Antara Imajinasi dan Realisasi
Meski hingga kini masih sebatas wacana, gagasan Millie Bobby Brown tentang lagu Natal bernuansa spooky ala Eleven telah memicu rasa penasaran publik. Jika benar terwujud, lagu tersebut berpotensi menjadi salah satu karya Natal paling unik dalam beberapa tahun terakhir.
Menggabungkan citra Stranger Things, kekuatan budaya pop, dan tradisi musik Natal, Millie seolah ingin membuktikan bahwa liburan tidak harus selalu identik dengan formula lama. Kadang, justru sentuhan berbeda—sedikit gelap, sedikit misterius—yang membuat sebuah karya terasa relevan dan diingat lebih lama.
Apakah impian itu akan benar-benar menjadi kenyataan? Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal pasti, Millie Bobby Brown kembali menunjukkan bahwa kreativitasnya tak hanya berhenti di layar kaca, tetapi juga berani melangkah ke ranah imajinasi musikal yang tak terduga.
Baca Juga : Menghayati “Berita Kepada Kawan” sebagai Cermin Kemanusiaan
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : baliutama

More Stories
Chest Voice: Pengertian, Fungsi, dan Latihan Efektif
Suara Kepala: Apa Itu dan Cara Mencapainya Saat Bernyanyi
Mengenal Teknik Falsetto dalam Olah Vokal