lagupopuler – Hoo Eng Djie dikenal sebagai salah satu komponis yang berjasa dalam mengembangkan musik berbahasa Makassar. Karya-karyanya tetap hidup dan populer hingga kini, menjadi bagian penting dari warisan budaya Makassar. Lagu-lagu ciptaannya tidak hanya dinikmati karena melodinya yang khas, tetapi juga karena liriknya yang menyentuh dan sarat makna. Berikut lima lagu populer karya Hoo Eng Djie yang masih sering dinyanyikan masyarakat.
1. Ati Raja
Lagu Ati Raja menjadi salah satu karya paling terkenal. Liriknya menggambarkan rasa cinta dan kasih sayang yang dalam, disampaikan dengan bahasa Makassar yang lembut. Melodi yang mudah diingat membuat lagu ini kerap dinyanyikan dalam acara keluarga, pertemuan komunitas, dan perayaan adat.
2. Sai Long
Sai Long adalah lagu yang menunjukkan kemampuan Hoo Eng Djie dalam memadukan musik tradisional Makassar dengan ritme yang dinamis. Lagu ini sering digunakan sebagai hiburan di berbagai acara, karena mampu mengundang partisipasi penonton untuk ikut menyanyi dan bergerak mengikuti irama.
3. Pasang Teng
Pasang Teng menjadi simbol kecintaan masyarakat Makassar terhadap musik lokal. Lagu ini memiliki melodi yang khas dan mudah diingat, sehingga tetap populer meski generasi muda kini lebih akrab dengan musik modern. Lagu ini sering dimainkan di pesta adat dan acara komunitas sebagai pengingat akar budaya Makassar.
4. Sio Sayang
Sio Sayang merupakan salah satu karya Hoo Eng Djie yang sarat nuansa hangat dan penuh keakraban. Lagu ini kerap digunakan dalam acara keluarga, reuni, dan pesta rakyat. Pesonanya terletak pada kombinasi lirik yang menyentuh dan alunan musik yang ringan, membuat siapa pun yang mendengarnya mudah terbawa suasana.
5. Amma Ciang
Lagu Amma Ciang menampilkan gaya khas Hoo Eng Djie yang memadukan ritme tradisional dengan nuansa melodi yang universal. Lagu ini banyak digunakan dalam perayaan budaya maupun kegiatan komunitas, memperkuat identitas lokal sekaligus menjaga tradisi musik Makassar tetap hidup.
Warisan Budaya yang Tetap Hidup
Karya Hoo Eng Djie bukan hanya populer karena enak didengar, tetapi juga karena memiliki nilai budaya yang kuat. Lagu-lagunya menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan emosi, merayakan kebersamaan, dan menjaga bahasa serta tradisi Makassar. Meski zaman terus berubah dan musik modern berkembang pesat, lagu-lagu ini tetap menjadi pengingat akan kekayaan budaya lokal yang tak lekang oleh waktu.
Selain dinikmati di acara-acara formal, lagu-lagu ini juga sering diajarkan di sekolah atau komunitas musik lokal agar generasi muda dapat mengenal dan melestarikan tradisi musik Makassar. Dengan demikian, nama Hoo Eng Djie tetap hidup sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah musik daerah.
Penutup
Hoo Eng Djie berhasil menciptakan lagu-lagu berbahasa Makassar yang bukan hanya enak didengar, tetapi juga sarat makna budaya. Ati Raja, Sai Long, Pasang Teng, Sio Sayang, dan Amma Ciang menjadi bukti bagaimana musik dapat menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Lagu-lagu ini terus dinyanyikan, menghubungkan generasi tua dan muda, serta memastikan bahwa tradisi musik Makassar tetap dihargai dan dikenang.


More Stories
Sekolah Musik Indonesia BSD City Bangun Percaya Diri Anak
Harmoni Jakarta Tampilkan Opera dan Musik DJ Unik di Blok M
Cloudy Rilis Ulang Lagu Legendaris Ari Lasso