January 29, 2026

lagu populer

update lagu viral dan enak didengar saat ini

Duet dengan JKT48, Rhoma Irama Tertantang Hadapi Gen Z

Kolaborasi Lintas Generasi Curi Perhatian Publik

Penampilan Rhoma Irama dalam acara Konser Raya 31 Indosiar Luar Biasa sukses mencuri perhatian publik. Bukan hanya karena kehadiran Sang Raja Dangdut bersama Soneta Group, tetapi juga karena kolaborasi tak terduga dengan grup idola remaja JKT48.

Kolaborasi ini langsung menjadi perbincangan hangat karena mempertemukan dua dunia musik yang berbeda: dangdut klasik yang melekat dengan generasi lintas usia, dan pop idol yang identik dengan anak muda, khususnya Generasi Z. Di atas panggung, perbedaan itu justru menjadi daya tarik utama.

Rhoma Irama Sambut Tantangan dengan Antusias

Rhoma Irama mengaku sangat antusias menjalani kolaborasi tersebut. Baginya, kesempatan berduet dengan JKT48 bukan sekadar hiburan, melainkan tantangan kreatif yang menyenangkan. Ia melihat kolaborasi ini sebagai bukti bahwa musik dangdut memiliki fleksibilitas untuk beradaptasi dengan zaman.

Menurut Rhoma, tantangan terbesar justru datang dari keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Ia merasa tertantang untuk membuktikan bahwa dangdut tetap relevan dan bisa berdampingan dengan semangat muda Gen Z tanpa kehilangan identitasnya.

Peran Tim Kreatif Indosiar

Kolaborasi lintas generasi ini tidak lepas dari peran tim kreatif Indosiar. Ide mempertemukan Rhoma Irama dengan JKT48 dinilai sebagai langkah berani yang berhasil menciptakan momen segar di panggung hiburan televisi.

Rhoma sendiri mengakui bahwa gagasan tersebut datang dari tim kreatif Indosiar. Ia merasa tertantang sekaligus tertarik untuk menjalaninya dengan serius. Baginya, kolaborasi ini adalah bagian dari proses belajar dan beradaptasi dengan perkembangan selera musik generasi muda.

Persiapan Serius Demi Penampilan Maksimal

Kolaborasi yang tidak biasa tentu membutuhkan persiapan ekstra. Rhoma Irama bahkan rela menginap di studio demi mempelajari koreografi khas JKT48. Hal ini dilakukan agar penampilan mereka terlihat kompak dan selaras di atas panggung.

Langkah tersebut menunjukkan profesionalisme Rhoma sebagai musisi senior. Meski telah puluhan tahun berkarya, ia tetap bersedia belajar dan menyesuaikan diri. Bagi Rhoma, keseriusan dalam persiapan adalah bentuk penghormatan terhadap rekan kolaborasi dan penonton.

Medley Dangdut dan Pop yang Mengejutkan

Penampilan duet Rhoma Irama dan JKT48 disajikan dalam bentuk medley lagu dengan aransemen yang mengejutkan. Cengkok dangdut yang khas berpadu dengan energi pop ceria ala idol group, menciptakan nuansa panggung yang segar dan penuh semangat.

Perpaduan ini membuktikan bahwa perbedaan genre bukan penghalang untuk berkolaborasi. Justru dari perbedaan tersebut lahir warna musik baru yang mampu menjangkau audiens yang lebih luas, dari penggemar dangdut klasik hingga penonton muda.

Kepuasan Rhoma Irama atas Hasil Kolaborasi

Rhoma Irama mengaku puas dengan hasil kerja keras yang dilakukan bersama JKT48. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan pengalaman yang berkesan dan membuka perspektif baru dalam berkarya.

Ia menilai bahwa bekerja dengan musisi muda memberikan energi positif dan semangat berbeda. Duet ini tidak hanya memperkaya pengalaman musikalnya, tetapi juga menjadi momen penting dalam perjalanan panjang kariernya.

Dangdut dan Gen Z, Bukan Dua Dunia Terpisah

Kolaborasi ini sekaligus menepis anggapan bahwa dangdut hanya milik generasi tertentu. Dengan pendekatan yang tepat, dangdut justru mampu menjangkau generasi muda dan beradaptasi dengan selera zaman.

Rhoma Irama melihat Gen Z sebagai generasi yang terbuka terhadap berbagai genre musik. Selama dikemas dengan kreatif dan relevan, dangdut tetap memiliki tempat di hati anak muda.

Inovasi Tanpa Henti di Usia Matang

Di usia yang tidak lagi muda, Rhoma Irama tetap menunjukkan semangat inovasi yang tinggi. Kolaborasi dengan JKT48 menjadi bukti bahwa ia tidak berhenti bereksperimen dan merangkul perubahan.

Bagi Rhoma, usia bukan alasan untuk berhenti belajar atau mencoba hal baru. Justru dengan pengalaman panjang yang dimiliki, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong perkembangan musik Indonesia.

Inspirasi bagi Musisi Lintas Generasi

Momen duet ini juga menjadi inspirasi bagi musisi lintas generasi. Kolaborasi tidak harus dibatasi oleh usia atau genre. Selama ada kemauan untuk saling belajar dan menghargai, musik dapat menjadi ruang pertemuan yang inklusif.

Rhoma Irama menunjukkan bahwa musisi senior tetap bisa relevan dengan membuka diri terhadap generasi baru, tanpa harus kehilangan jati diri.

Bukti Musik Indonesia Terus Bergerak

Penampilan Rhoma Irama bersama JKT48 menjadi simbol bahwa musik Indonesia terus bergerak dan berkembang. Tradisi dan modernitas dapat berjalan berdampingan, menciptakan karya yang segar dan bermakna.

Kolaborasi lintas generasi ini bukan hanya hiburan sesaat, tetapi juga pesan bahwa musik adalah ruang dialog antar zaman. Rhoma Irama, dengan semangatnya yang tak pernah padam, kembali membuktikan bahwa inovasi adalah kunci untuk tetap hidup di dunia musik yang terus berubah.

Baca Juga : Duo Maia Comeback? Maia Estianty: Kita Nunggu Bola Aja!

Cek Juga Artikel Dari Platform : 1reservoir